Title : You're Mine
Author : T.L
Cast : Krystal Jung,Kim JongIn,Byun BaekHyun,Park Chanyeol
Other cast : temukan sendiri(?)
Genre : Romance,friendship,school life, and family
Lenght : Chaptered
Rating : PG - 17
Note : WARNING banyak typo! Ff ini murni asli dari otak saya(?) so no plagiat please'-' hahaha :D oke,Happy Reading
==========================
"hey! Cepat! Jongin sudah menunggu mu!" teriak jessica tepat di depan pintu kamar adiknya,Krystal. Krystal hanya mendengus sebal,kenapa jongin selalu menjemputnya? Bukannya dia hanya merepotkan dirinya sendiri? "jung soo jung cepat!" teriak jessica lagi, "sabar!" krystal menjawabnya dengan balik berteriak. Tak lama krystal keluar dengan penampilan rapih dengan rambut yang dibiarkan terurai "ayo cepat,kalihatannya jongin sudah tak sabar,kau harus berterimakasih padanya" ujar jessica setengah berbisik,kystal hanya menatap unnienya itu dengan malas. Unnie nya ini memang selalu membanggakan Kim JongIn,"untuk apa aku berterima kasih padanya?tidak penting" ujar krystal lalu pergi meninggalkan jessica yang hendak mengeluarkan omelannya
---------------------
"Morning Jungie,Kau cantik sekali pagi ini. Kenapa kau lama sekali?" cerocos JongIn,krystal hanya menatap tajam ke arah namja didepannya ini. "err.. Apa aku salah bicara?" tanya jongin dengan cengiran yang masih menempel pada wajahnya itu,krystal hanya menghembuskan nafasnya dengan kasar,dia benci namja didepan nya ini. "kalau kau tidak mau atau bosan karena menungguku seperti ini,lebih baik kau jangan pernah menjemputku" ucap krystal dengan nada sedingin mungkin,tak perlu di rekayasa lagi,gaya bicaranya sudah begitu sejak bertemu Kim JongIn. "Jungie,bukan begitu,aku hanya.." krystal kembali menatapnya,kali ini lebih tajam dari sebelumnya "sudahlah lupakan saja" ujar krystal sambil memakai helm untuk melindungi kepalanya "ayo jung naik" titah(?) jongin,krystal segera naik ke motor spot berwarna putih itu,brruuummm~
======================
@DaeYoungUniversity
JongIn Pov
Huft,melelahkan bukan harus menghadapi yeoja es seperti seorang Jung Soo Jung? Ya. Melelahkan untukku,tapi itu bukan masalah,toh dia tunanganku sekarang. Walaupun aku tahu dia membenci ku dan perjodohan ini,tapi aku akan tetap melindunginya. Kami dijodohkan sejak SMA,dulu saat pertama kali aku melihat krystal,aku sudah tertarik padanya. Tapi saat itu dia sudah punya kekasih,ah sudahlah yang penting dia milikku sekarang! "Ya!! Kkamjong!!" aku mengitari pandanganku,ah Oh Sehun. "wae?" ucapku malas "bagaimana soo jung mu itu ha? Apa masih suka memarahimu?" cih bocah ini "masih" ucapku singkat,ku lihat sehun tengah menggelengkan kepalanya,apa-apaan sih anak ini -_- "kenapa lagi hun?" tanyaku "aku kasihan padamu,punya tunangan cantik nya luarbiasa tapi galaknya pun luar biasa. Apa lagi padamu hahahaha" oh,, dia meledekku rupanya "kau menghinaku ya?" aku menggulung lengan bajuku sampai otot bahuku terlihat jelas "oh oh oh kau mau apa kkamjong? Hey,ini masih pagi dan kau..itu soo jung" ucap sehun sambil menunjuk arah yang tak jelas,dan ternyata dia kabur -_- sudahlah lupakan
JongIn pov end
Baekhyun,namja itu tampak tengah menunggu seseorang. Wajahnya terlihat sangat gelisah,keringat mulai bercucuran dari pelipisnya "aish!! Lama sekali!!!" geram nya sambil menendang kaleng batu batu kerikil,tak lama krystal menghampirinya "waeyo oppa?menunggu siapa?" tanya krystal sambil mengapit lengan baekhyun,baekhyun hanya memandangi kedua tangan krystal yang melingkar di lengannya dengan tatapan sendunya "ah mian" krystal segera melepaskan tautan tangannya,krystal hanya tersenyum tipis sambil mengusap kepala bagian belakangnya "park chanyeol,dia akan kembali" krystal terdiam,mendengar nama itu jantungnya bagaikan fitnes(?),namja itu... Dia kembali.. "soojung?" tegur baekhyun "ah ne? Wae? Chan oppa?" hanya kalimat tanya itu yg keluar dari bibir krystal,dia terlalu gugup untuk membahas kembali seorang Park ChanYeol. "ah itu dia" ujar baekhyun sambil menunjuk seseorang yang tengah berjalan ke arah mereka "chanppa.." gumam krystal pelan,sangat pelan. "Hey! Byun!" sapa chanyeol sambil menunjukkan cengiran nya,baekhyun hanya memanyunkan bibir tipisnya itu,"kenapa lama sekali?" tanya baekhyun dengan nada kesal "busnya baek,lama" ujar chanyeol sambil melepas topi yang sedari tadi melekat pada rambutnya itu,chanyeol melirik ke arah belakang tubuh baekhyun. "jung.." ucap chanyeol pelan. Baekhyun sudah menduga semua ini,mereka,chanyeol dan krystal,pasti akan seperti ini "n-ne?" krystal hanya menundukkan kepalanya,genangan sungai kecil itu mulai muncul,tapi krystal terus menahannya "Soo Jung,apa kabar? Remember me?" tanya chanyeol sambil terus mencoba melihat wajah krystal yang terus menunduk "baik" ucap krystal singkat. Chanyeol hanya menatap krystal,tidak mengucapkan apapun lagi setelah itu. "aish!! Bagaimana kalau kita makan? Chanyeol,kau kan sudahlama tidak makan makanan korea,bagaimana kalau kita.." "baiklah,ayo makan" belum baekhyun menyelesaikan pembicaraannya chanyeol sudah menyerobot untuk menjawabnya terlebih dahulu. "Jung?" tegur baekhyun,krystal hanya mengangkat kepalanya sambil tersenyum "kajja,kita makan" ucap krystal,chanyeol yang mendengarnya hanya bisa tersenyum,melihat seorang putri es seperti dia yaahh~ walau kakak nya juga putri es,kakaknya lebih mudah di ajak bercanda,melihat senyuman soo jung sudah bagaikan melihat kenangan masa lalunya. Menyakitkan,menyenangkan,dan juga menyedihkan.
================
Seorang yeoja berambut cokelat sebahu tengah berjalan di bandara dengan perlengkapan yang cukup bisa dibilang tertutup. Memakai kacamata hitam,syal,topi,dan juga jaket. Namun tanpa masker yang biasa digunakan para k-pop idol saat di airport(?) "Kai,aku kembali.." ujar yeoja itu sambil tersenyum tipis.
============
Setelah makan dengan BaekHyun dan Chanyeol,krystal memilih untuk pulang. Ia tidak menghiraukan JongIn yang menunggunya,ia mengabaikan semua pesan dan telepon yang masuk ke dalam handphone nya. Mood nya tengah kacau sekarang,antara senang,dan juga.. Sedih. Kenapa harus kembali? Itu membuat krystal harus memutar ingatannya dimana masa - masa membahagiakan dengan Park ChanYeol. Itu bagian dari masa lalu mereka, Park Chanyeol dan Jung Soo Jung.
"kenapa kau pulang cepat sekali?" tanya jessica saat adik satu - satunya ini mulai menampakan(?) dirinya di depan pintu rumah mereka "aku lelah" ucap krystal sambil melepas sepatunya lalu dengan segera krystal naik ke lantai 2 dan masuk kekamarnya,tidak lupa kamarnya pun pasti terkunci rapat. "ck,kenapa lagi dia?" gumam jessica sambil menatap pintu kamar krystal dari lantai 1. Dia sungguh tau,sifat adiknya memang benar - benar keras,dan jessica juga tau. Seorang Jung Soo Jung memiliki hati yang lembut dan juga rapuh,Jessica tau itu. Sama seperti dirinya.
Didalam kamar,krystal hanya terdiam di atas kasur empuknya itu,tangannya memegang sebuah kalung,lama krystal menatap benda cantik itu. Sampai cairan bening mulai mengalir di pipi mulusnya "oppa... Bogoshipeo" gumam krystal pelan,hatinya kembali seperti dulu. Rapuh,sangat sangat rapuh.
-flashback-
"Oppa... Mianhae,mianhae,jeongmal mianhae oppa mianhae" krystal tak henti - hentinya mengucapkan "mianhae" pada namja di depannya ini,airmatanya keluar dengan cepat membasahi pipi mulusnya,matanya sudah memerah karena lelah sedari tadi terus menangis "soo jung-ah" chanyeol -namja itu- menarik krystal dalam pelukkannya,hatinya juga sakit,hatinya tertohok,hatinya terpukul. Mengetahui yeoja yang di cintainya di jodohkan dengan pria lain,mengetahui bahwa krystal akan kembali ke Korea dan meninggalkan nya sendirian akibat dari perjodohan orang tua krystal,chanyeol juga memiliki rasa itu.. Sakit. "mianhae oppa" ucap krystal sambil mendekap chanyeol erat,di hatinya ingin sekali ia mengajak chanyeol kabur bersamanya ke ujung dunia dan hanya mereka berdua,berbahagia. Tapi itu tak mungkin. "sudahlah jung,kau tidak salah. Kau harus mengingat ini,aku menyayangimu,mencintaimu,walau aku tidak berhasil memiliki mu,walau aku gagal untuk menjadi perisaimu,tapi ingatlah,aku,Park ChanYeol. Park Chanyeol yang menyebalkan dan jahat,ya ini ParkChanYeol yang bodoh, Park ChanYeol yang hanya bisa mencintaimu tapi tak bisa memilikimu. Inilah Park ChanYeol. Jung Soo Jung,Saranghae" Chanyeol melepaskan pelukkannya,menatap krystal yang sedari tadi menangis tersendu - sendu sampai airmatanya benar - benar membasahi wajahnya. Chanyeol memegang kedua pipi krystal,ditatapnya wajah krystal,tepat dimanik mata krystal. Chanyeol mendekatkan wajahnya,membuat bibirnya menempel dengan bibir yang sebentar lagi akan mungkin hilang dari kehidupannya yang akan datang. Krystal hanya bisa diam merasakan bibir namja yang sebentar lagi akan berstatus "mantan kekasihnya" ini dengan air mata yang terus keluar dari matanya ini.
Flashback end-
Digenggamnya erat kalung itu saat hendak melempar benda itu,krystal mendengar unnie nya berteriak "Soo Jung!! Cepat keluar! Eomma Appa datang!!" teriak yeoja itu dengan suara melengking(?). Krystal segera menghapus airmatanya dan meletakan kalung itu di laci meja nya. Krystal keluar dari kamarnya,menatap kakak perempuan nya dengan tatapan penuh tanya "wae? Kenapa menatapku begitu? Eomma appa datang,ada di ruang tengah,kau sebaiknya kesana" ujar jessica,krystal segera turun untuk menemui ayah dan ibu nya. Perasaan nya tak enak. Dan benar saja keadaan sedang tidak enak. Ada JongIn disana,Bersama Ny. Dan Tuan Kim. Dan juga kedua orang tua nya. "oh,kau,kemari" ucap Tuan Jung -ayah Krystal-
Krystal mendekati ayahnya,wajahnya datar sangat datar. "duduknya sebelah calon suami mu" ujar tuan jung. Krystal terdiam. "n-ne appa" walaupun hati memberontak sekuat apapun,pernyataan ayahnya tidak akan bisa ia tentang,ayahnya begitu keras dan tegas. "baiklah,kami sudah menentukan minggu depan kau dan jongin akan tinggal 1 apartemen. Tenang saja,di sana terdapat dua ranjang namun tetap 1 kamar. Kami memang sudah merancangkan nya untuk mu dan JongIn. Appa harap kau menyetujuinya SooJung" ucap ayah krystal,krystal membelakan mata indahnya "mworago?! Appa aku tidak..." "tidak ada penolakan Jung Soo Jung" krystal terdiam,diliriknya jongin yang sedari tadi terus memperhatikannya. "baiklah,sekarang tentang pernikahan kalian"
DEG
Menikah?
One week latter
"matikan lampunya KkamJong!" teriak krystal,jongin tetap menyumpal telinganya dengan headsat. Dengan kesal krystal menarik tangan jongin lalu menatapnya dengan tatapan membunuh nya "aku tidak bisa tidur dengan keadaan lampu yang menyala" ucap krystal ketus,jongin hanya melihat wajah krystal tapi tetap tidak memberikan respon apapun. Tentu karena telinganya tidak bisa mendengar apapun selain musik yang dikeluarkan oleh benda kecil berkabel itu. "HEY!" Krystal menarik sebelah headsat jongin aagar bisa mendengarnya "wae jungie? Mau tidur?" ucap jongin,krystal hanya bisa menatap jongin dengan kesalnya "tentu bodoh! Ini sudah pukul 23.30 dan kau masih saja bertanya huh?" maki krystal. Jongin hanya menganggukkan kepalanya lalu mematikan lampu kamar "mereka". Yup! Tadi siang mereka sudah pindah di apartmen ini,apartmen pilihan ayah krystal dan ayah jongin. Apartmen yang sangat mewah dan luas untuk ukuran dua orang,dan hanya ada 1 kamar.
============
"aku tahu itu Park Chanyeol,tapi mengertilah. Keadaan sudah berubah,dia sudah dimiliki orang lain" ucap baekhyun,sudah berkali - kali mungkin baekhyun megucapkannya "tapi aku masih mencintainya baek" ucap chanyeol,ini sudah kesekian kali nya chanyeol berkata demikian. Baekhyun menghela nafasnya berat,dia lelah. "baek,aku masih mencintainya" ujar chanyeol,baekhyun menatap tajam kearah chanyeol "sudah ku bilang bukan? Soo jung sudah bertunangan dengan Kim Jong In!" ucap baekhyun tegas. Nafasnya tersengal - sengal,sebegitu lelahnya kah? "aku lelah bicara padamu" ucap baekhyun pada akhirnya. Chanyeol memilih untuk diam,dia tahu,dia terlambat. Dia pikir soo jung bisa kembali padanya,sepertinya tidak akan bisa lagi.
=============
Tampak krystal sedang tertidur,sedangkan jongin? Ia masih saja terjaga. Otaknya berputar,berpikir keras. Bagaimana cara membuat krystal menyukai dirinya? Itulah yg dipikirkan namja ini. Perlahan,jongin mendekatkan dirinya pada krystal yang sedang tertidur d ranjang nya,di amatinya wajah itu,sampai akhirnya dia melihat sebuah kalung dengan bandul cincin. Otaknya kembali berpikir,itu bukan cincin pertunangan jongin dan krystal. Diliriknya jari krystal,cincin pertunangannya ada. Lalu cincin siapa itu? "krys,aku serius dengan hubungan kita" gumam jongin sambil menyingkirkan poni krystal yang menutupi sedikit wajah cantiknya itu. Perlahan,jongin duduk di tepi ranjang krystal,jongin mempersempit jarak antara wajahnya dan wajah krystal,"aku sangat mencintaimu,walaupun kau tidak menyukaiku dan bahkan membenciku selama ini,tapi ku mohon,mengertilah. Hatiku sudah cukup lelah untuk mengerti dan bersabar denganmu. Tapi,aku akan selalu seperti ini sampai aku mendapatkan hatimu" ucap jongin pelan. Sedetik kemudian bibir jongin sudah menempel pada dahi krystal,mengecupnya pelan lalu mencium kedua pipi krystal sama pelannya dan terakhir mengecup bibir ranum itu dengan sangat sangat pelan. "tidur nyenyak kryssie,saranghae" jongin kembali pada ranjangnya dan mencoba tertidur dengan posisi menghadap ke arah tembok(?) krystal perlahan membuka kelopak matanya,krystal mendengan semua itu. Lalu tersenyum,sedikit tersenyum. Melirik sekilas ke arah calon suami nya itu,walaupun menolak semua pernyataan dari ayahnya untuk menikah. Tetap saja,orang yang sekarang sedang ditatap krystal akan menjadi suaminya kelak. "kim jong in" gumam krystal pelan ,"park chanyeol" gumam nya lagi sama pelannya "ah ani,sepertinya aku sudah mulai menerima kkamjong" gumamnya dengan sangat pelan lalu sedikit menyunggingkan senyumannya "aku harus melupakan park chanyeol" ucap krystal dalam hati,di ambilnya cincin yang menjadi bandul kalungnya itu,ditatapnya cincin itu,air matanya kembali mengalir. "selamat tinggal" krystal melepas kalung itu dan menaruhnya di bawah bantalnya lalu tertidur(?)
============
Pagi harinya seperti biasa sang Ice Princess berteriak - teriak didepan kamar sang adik. "JUNG SOO JUNG CEPAT BANGUN ATAU KU DOBRAK PINTU KAMAR MU!" ancam sang kakak sambil terus mengetuk kasar pintu di yg berada tepat di depan matanya "Sebentar" hanya itu yg terdengar,hanya itu yg menjadi jawaban soojung dari semua teriakan Jessica. Mungkin soojung akan menjadi moody untuk hari ini. "JONGIN SUDAH ADA DI.." "jangan banyak bicara dan berteriak,kepalaku pusing" ucap krystal ketus. Jessica menatap adiknya,"kau knapa?" tanya jessica pelan takut menyinggung atau memperburuk mood soojung "tak apa,hanya saja seseorang yg telah pergi datang kembali" ucap soojung. Setelah itu soojung segera menghampiri tunangannya, "pagi,sudah sarapan?" tanya jongin sambil memberi senyuman terbaiknya "sudah,kau?" soo jung balik bertanya tak lupa menyunggingkan sedikit senyuman "sudah,hanya saja aku belum mendapat morningkiss ku " jawab jongin enteng. Soojung yg mendengar itu hanya melebarkan senyumannya dan..
Chu~
"itu morning kiss mu" ucap soojung setelah bibir nya mendarat tepat di pipi kiri jongin. Jongin jelas terkejut,yeoja nya baru pertama kali mencium nya! "jungie,kau sakit?" tanya jongin polos(?),SooJung hanya terkekeh pelan. "aniya,aku sehat. Aku hanya ingin memberimu morning kiss seperti yg kau mau" jawab soojung sambil menatap wajah jongin. Jongin segera turun dari motornya,mensejajarkan posisinya dengan soojung "tapi bukan morning kiss yg seperti itu" smirk jongin mulai muncul(?),SooJung paham maksud dari tunangannya yg terkenal PERVERT ini,dan SooJung hanya bisa menatap kedua bola mata jongin dengan wajah datarnya "aku mau.." chu~
Jongin dengan cepat mengecup bibir tipis SooJung. "Yak!Kim JongIn neo..!" Protes soojung cepat,JongIn hanya menampakkan deretan gigi putihnya itu. "Ishhh kau malah..."
Chu~ Jongin lagi-lagi mencium spojung "yak!!" Pekik soojung cepat
"SooJung kau.."
Mendengar itu,soojung lekas menengok ke sumber suara "O-oppa"
TBC~
Tidak ada komentar:
Posting Komentar