Jumat, 14 Maret 2014

Perkembangan Musik Indonesia

Perkembangan Musik Indonesia, Pada Tahun 70′an
Saat itu dangdut adalah salah satu genre yang paling digemari kawula muda. Pada saat itu salah satu lagu terpopuler adalah Boneka dari India. Kemudian muncul juga Rhoma Irama. kita kenal sebagai raja dangdut itu begitu fenomenal dan karya-karyanya yang begitu digemari oleh masyarakat. Dangdut adalah salah satu musik yang dianggap berkelas pada saat itu.
Pekembangan Musik Pada Tahun 90′an Dan Tahun 2000
    Kita tau pada tahun 90′an lagu-lagu yang di sukai masyarakat indonesia adalah aliran Pop, Dangdut orijinalnya dan Pop melayu. Memasuki tahun 2000′an Tren aliran musik di masyarakt indonesia berubah ke lagu Pop, dengan bermunculan Band-band seperti Padi, Ungu, Samson, Paterpan, Dewa19, Arilaso, dan lain-lainnya. Band yang beraliran Pop pada massa itu sangat di sukai oleh anak mudah indonesia dan mulai bermunculan Band-band pop baru di indonesia pada massa itu. Perkembangan musik pop’pun semakin di sukai oleh masyarakat indonesia.
Memasuki Tahun 2004, Perkembangan Musik Indonesia.
Mereka muncul dengan berkompromi mengambil aliran Melayu. ST12 adalah grup band Indonesia yang didirikan di Bandung, Jawa Barat pada tahun 2004. Grup ini didirikan oleh Ilham Febry alias Pepep (drum), Dedy Sudrajat alias Pepeng (gitar), Muhammad Charly van Houten alias Charly (vokalis), dan Iman Rush (gitaris). Nama ST 12 sendiri merupakan kependekan dari Jl. Stasiun Timur No. 12 yang merupakan markas berkumpulnya band ini. Sampai saat ini ST 12 telah menghasilkan 5 album musik.

    Secara resmi ST 12 berdiri pada tanggal 20 Januari 2004, meski anggotanya telah lama berkecimpung di dunia musik. Sebelumnya, keempat personel ini tak saling kenal. Mereka sering bertemu di studio rental di Jalan Stasiun Timur 12, Bandung, milik Pepep. Nama ST 12 yang merupakan kependekan dari Jl. Stasiun Timur No. 12 adalah nama pemberian ayah Pepep, Helmi Aziz. Dengan mengambil aliran Melayu, Pop,Country, Akoustik dan Jazz, walau Charly menggemari jazz, Pepep suka jazz dan rock, sementara Pepeng tumbuh bersama musik rock. Sulitnya mendapat label rekaman yang mau menerima mereka, ST 12 akhirnya menempuh jalur indie (independent). Album perdana, Jalan Terbaik pun dirilis. Sayang, saat tur promosi album tersebut di Semarang, Iman Rush meninggal akibat pecah pembuluh darah di otak pada bulan Oktober 2005.
Pada saat itu pun lagu-lagu beraliran melayu mulai bermunculan dan banyak juga Band-band beraliran melayu muncul seperti Dbagindas, Gama 1, dan lain-lainnya.
Memasuki tahun 2010, Perkembangan Musik Indonesia
    Pada saat itu SM*SH atau Seven Men as Seven Heroes (pengucapan bahasa Indonesia: [sms] atau pengucapan bahasa Inggris: /sm/), merupakan sebuah grup musik asal Indonesia yang dibentuk oleh Starsignal pada tanggal 10 April 2010. Grup musik ini beranggotakan 6 orang yaitu Rafael, Rangga, Bisma, Dicky, Reza, dan Ilham. Genre musik yang mereka bawakan adalah pop-dance. Nama SM*SH yang merupakan singkatan dari “Seven Men as Seven Heroes” memiliki arti heroes maksudnya mereka ingin menginspirasi anak muda untuk berkreasi yang positif. Huruf “A”-nya menggunakan simbol bintang karena terinspirasi dari nama managemen SM*SH yaitu Starsignal. Saat ini SM*SH juga bekerja dibawah perusahaan rekaman “Ancora Music” sejak pertengahan 2011.Album studio pertamanya yang telah dirilis sampai ke mancanegara bertajuk seperti nama boybandnya sendiri yaitu SM*SH yang telah memunculkan tiga singel yang sukses termasuk I Heart You. Boyband SM*SH membuat industri musik Indonesia menjadi berubah sepanjang tahun 2011 yang awalanya beraliran pop-melayu dan umumnya dibawakan oleh grupband kini didominasi aliran pop-dance/electro yang dibawakan oleh boyband bahkan girlband baru. Pada saat itu Boy Band dan Girl Band pun di sukai masyarakat indonesia
Memasuki Tahun 2014, Perkembangan Musik Indonesia
Pada awal tahun 2014 indonesia di guncangkan dengan lagu-lagu yang beraliran Dangdut koplo, dengan berbagai macam lagu dangdut bermunculan ada yang menadung sesualitas dan ada juga tentang percintaan. Dangdut mulai kembali di sukai oleh masyarakat tak lepas dari munculnya acara YKS, dan acara Sejenisnya. Yang memasukan lagu dangdut di dalam setiap segmenya dengan aransemen yang baru dan enak di telinga…. katanya,,,,, ( tapi menurut saya juga benar, pada saat saya mendengar lagu seperti itu/menonton acara seperti YKS, Campur-campur dan yang lainnya, pada saat saya ganti ke lagu yang lain atau acara yang lain. Saya secara tidak sadar menyayikan lagunya :) ). Secara tidak sadar memang masyarakat Indonesia telah kembali ke musik asli indonesia yaitu dangdut.
    Namun miris sekali dengan banyaknya lagu dangdut yang saat ini muncul adalah lagu-lagu bersifat tidak mendidik dan kurang berkualitas. Terkesan asal jadi, yang terpenting menghasilkan keuntungan. Bahkan cenderung vulgar. Dengan judul lagu yang kurang kesopanan dan santun, seperti Buka…. Joss, Cinta Satu Kalem, Belah Kuren, Satu Kejang Saja, Berbondong Tuo, dan lain-lainya. (Keterangan Saya Sengaja Merubah Nama Asli Lagu, Karena Kurang Sopan Untuk Di Tuliskan Di Blog Ini).
Itulah penjelasan tentang perkembangan lagu di Indonesia. Kita gak tau kedepanya aliran/genre musik apa yang akan kembali di sukai oleh masyarakat indonesia. Harapan dari saya semoga kualitas musik di Indonesia semakin baik lagi, dan yang jelas lagu yang beraroma Positif yang mempunyai kata-kata yang sopan dan santun.
Terima kasih telah membaca artikel ini. Semoga bermanfaat bagi anda.


sumber : http://rizkyattyullah.blogdetik.com/index.php/2014/02/10/inilah-perkembangan-musik-di-indonesia/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar